
Total dari jumlah tersebut, kabar baiknya, menurut Kobayashi, tenaga migran dari Indonesia lebih disukai orang Jepang di banding tenaga kerja dari Vietnam dan Filipina.
Kobayashi menyebutkan, alasan tenaga kerja dari Indonesia lebih disukai karena mempunyai sikap yang santun dan memiliki cara berpikir yang kritis.
"Kendala utama dari pekerja migran Indonesia adalah soal kemampuan berbahasa Jepang. Karena itu, Koba Group melalui kerja sama yang ditandatangani mencoba untuk bersama-sama LPKS Unusa, menyiapkan calon pekerja migran dalam hal penguasaan bahasa dan pengenalan budaya Jepang," ujarnya.
BACA JUGA: 2 Tempat di Surabaya ini Jadi Lokasi Vaksin Booster, Catat!
Sementara itu Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinsnakertran Provinsi Jawa Timur, Budiraharjo mengatakan MoU Unusa dengan Koba Mirai Jepang tidaklah salah, sebab selama ini Koba Group adalah salah satu penyalur tenaga kerja ke negeri Sakura yang sudah berpengalaman dan dipercaya.
“Jadi kami mewakili pemerintah Jatim dalam hal ini Disnakertran ikut mendampingi penandatanganan MoU ini sebagai bagian dari dukungan nyata dan menjadi saksi jika Koba Mirai adalah salah satu panyalur tenaga kerja ke Jepang yang dipercaya. Jaminan ini perlu agar pekerja migran kita di sana mendapatkan perlindungan,” katanya. (*)
BACA JUGA: Kabar Baik, Pemkot Surabaya Terima Vaksin Booster Tambahan
Lihat video seru ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News