Perketat Karantina, Asrama Haji Surabaya Kasih Imbauan Penting

Perketat Karantina, Asrama Haji Surabaya Kasih Imbauan Penting - GenPI.co JATIM
Pekerja Migran Indonesia memasuki tempat karantina di Asrama Haji Sukolilo Surabaya setelah tiba melalui Bandara Internasional Surabaya di Juanda, Sidoarjo, Sabtu (22/1). (ANTARA Jatim/HO-Pendam V/Brawijaya)

GenPI.co Jatim - Asrama Haji Surabaya mulai dioperasikan sebagai tempat karantina pekerja migran Indonesia (PMI).

Kepala UPT Asrama Haji Sukolilo Surabaya Sugianto mengatakan, hingga saat ini terdapat 124 orang PMI yang menjalani karantina di tempatnya.

"Diharapkan, semua PMI tidak keluar kamar, harus berdiam diri di kamar," kata Sugianto saat dihubungi GenPI.co Jatim, Selasa (25/1).

BACA JUGA:  Asrama Haji Surabaya Berlakukan Sistem Bubble untuk Karantina PMI

Ratusan PMI yang dikarantina tersebut sudah masuk hari keempat. Saat memasuki hari keenam nanti semuanya akan dilakukan tes swab PCR.

Jika hasil tesnya negatif, mereka akan diizinkan pulang ke daerah asal pada hari ketujuh.

BACA JUGA:  1.500 Kamar Asrama Haji Sukolilo Disiagakan untuk Pekerja Migran

Sugianto menyebut, para pekerja migran sejauh ini dalam kondisi yang baik. Pihaknya tak menemukan adanya kendala apapun selama proses karantina.

"Mereka (PMI) di kamar masing-masing. Mungkin hanya satu atau dua orang yang turun bawah karena ada keperluang dan dilayani oleh petugas," katanya.

BACA JUGA:  Hotel Asrama Haji Surabaya Saat ini Dihuni 1 Pasien

Sementara itu, Asrama Haji Sukolilo saat ini tengah menerapkan mekanisme bubble atau zona karantina bagi para pekerja migran yang baru tiba di Jawa Timur.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya