
Windhu juga mengingatkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.
Hal itu harus tetap dilakukan, agar mencegah pertumbuhan kasus pandemi Covid-19 kembali.
"Surveilans, kami sudah punya instrumen monitoringnya. Asesmen situasi dengan 6 indikator, yakni 3 indikator transmisi komunitas dan 3 indikator kapasitas respons yang mengacu indikator WHO dan plus 2 indikator cakupan vaksinasi," terangnya.
BACA JUGA: TBC di Kota Malang Menghantui Saat Pandemi Covid-19, Waspada!
Lebih lanjut, vaksinasi primer harus terus dilanjutkan hingga cakupan benar-benar mencapai 100 persen sasaran, baik itu dosis lengkap dan booster.
"Lanjutkan pengendalian perilaku masyarakat dalam mematuhi prokes 3M," imbuhnya.
BACA JUGA: Airlangga Sebut Indonesia Terbaik ke-4 Dunia Penanganan Pandemi
Penggunaan aplikasi PeduliLindungi harus diimplementasikan secara maksimal dan satgas covid-19 setempat melakukan pengawasan secara ketat.
"Pemberian sanksi tegas bagi pengelola area publik yang melanggar implementasinya (aplikasi PeduliLindungi, red)," ujarnya. (*)
BACA JUGA: Pandemi Covid-19 dan DBD di Surabaya, DPRD Minta ini ke Pemkot
Video seru hari ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News