Pemkab Malang Genjot Vaksin Hewan Ternak, Cegah Penyebaran PMK

Pemkab Malang Genjot Vaksin Hewan Ternak, Cegah Penyebaran PMK - GenPI.co JATIM
Sapi perah di Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang yang terjangkiti PMK. Pemkab Malang mengintensifkan pemberian vaksin. Foto: Ridho Abdullah/jpnn.com

GenPI.co Jatim - Pemerintah Kabupaten Malang terus melakukan pencegahan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Malang mencatat bahwa saat ini jumlah ternak yang terinfeksi PMK sudah mencapai 14.202 ekor.

Jumlah tersebut, kata DPKH Kabupaten Malang, mayorita sapi yang terpapar merupakan sapi perah yang berada di kawasan Malang Barat, seperti Kecamatan Pujon, Ngantang dan Kasembon.

BACA JUGA:  Unair Terima 1.925 Maba Jalur SBMPTN, Kedokteran Masih Primadona

"Wilayah Malang Barat menjadi salah satu daerah yang banyak ditemui wabah. Sampai saat ini kami masih update," ucap Plt DPKH Kabupaten Malang Nurcahyo saat dikonfirmasi GenPI.co Jatim, Kamis (23/6).

Nah, salah satu langkah Pemkab Malang menekan laju penularan wabah PMK dengan memasifkan vaksinasi pada hewan ternak.

BACA JUGA:  Pemkot Malang Keluarkan Aturan Penyembelihan Kurban

Vaksinasi sudah diberikan pada 800 sapi perah, di antaranya di Kawasan Pujon dan Ngantang.

Secara rinci, 300 vaksin telah digelontorkan sejak pekan lalu di Kecamatan Pujon, sedangkan 500 sisanya baru saja dilaksanakan vaksinasi di Kecamatan Ngantang.

BACA JUGA:  Pemandu Kuda Pemalak Wisatawan Bromo Minta Maaf

"Sapi yang sehat perlu segera divaksin. Karena itulah kami meminta pada pemerintah, baik pusat maupun provinsi, segera memasok vaksin dalam jumlah banyak sehingga vaksinasi bisa dilakukan secara massal," imbuhnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya