
GenPI.co Jatim - Pondok Pesantren Ummul Quro Assuyuty Pamekasan minta Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) membuka kelas CBL yang merupakan salah satu program unggulannya.
Sebagai awalan, Ponpes Ummul Quro Assuyuty berkunjung ke Unusa untuk mendapatkan pantuan teknis mengenai kurikulum Community Base Learning (CBL) tersebut.
Direktur Ponpes Ummul Quro Assuyuty, KH Achmad Fauzan menjelaskan, pihaknya tertarik membuka program studi S1 Sistem Informasi dan Manajemen menggunakan kelas CBL.
BACA JUGA: Jadwal Vaksin Covid-19 Akhir Pekan Terbaru Surabaya, Buka Sampai Malam
"Kedua program studi itu paling banyak diminati. Sehingga kami meminta Unusa untuk membuka CBL di pondok pesantren kami," katanya dikutip dari keterangan resmi Unusa, Sabtu (3/12).
Fauzan berharap ke depan Pondok Pesantren Ummul Quro Assuyuty Pamekasan bisa membuka perguruan tinggi.
BACA JUGA: BPBD Sampang Keluarkan Peringatan, 7 Kecamatan Rawan Bencana, Berikut Daftarnya
"Unusa bisa menjadi pemibina perguruan yang kami miliki. Jadi kami tetap di bawah Unusa dan terus belajar," lanjutnya.
Wakil Rektor 1 Unusa Prof. Kacung Marijan menyambut baik keinginan Pondok Pesantren yang ingin membuka kelas CBL.
BACA JUGA: Cuaca Terkini Jawa Timur, BMKG Juanda Keluarkan Peringatan, Waspada Hujan Lebat
Dia menjelaskan, kelas CBL memiliki kualitas yang setara dengan lulusan Unusa reguler.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News