
Butuh sepuluh bulan baginya untuk mencari dan mendapatkan data kejahatan di Kota Pahlawan. Dia pun bangga akhirnya inovasi tersebut akhirnya selesai.
Kepala Prodi Sistem Teknologi dan Informasi Untag, Supangat menyebut, laman tersebut sudah bisa dimanfaatkan masyarakat dan kepolisian.
"Kalau kepolisian mau, ya tinggal pakai, karena ini berbasis website. Jadi kami tinggal berikan aksesnya," kata pria yang juga menjadi dosen pembimbing Dhafiq ini.
BACA JUGA: 4 Tahun Penantian, Untag Surabaya Optimistis Dirikan Fakultas Kedokteran
Pihaknya berharap website tersebut bisa terus dikembangkan, seperti menambah artificial intelligence (AI).
"Ke depan bisa dikembangkan lagi arahnya ke tracking pelapor untuk mengantisipasi apabila ada laporan iseng atau bohong. Jadi, ada aspek artificial intelligence (AI) yang bisa dikembangkan lagi nantinya," ujarnya. (ant)
BACA JUGA: Untag Surabaya Punya Guru Besar Baru Bidang Ilmu Hukum
Kalian wajib tonton video yang satu ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News