Pemkab Tulungagung Tunda Latsar ASN, ini Alasannya

Pemkab Tulungagung Tunda Latsar ASN, ini Alasannya - GenPI.co Jatim
Warga membesuk sejawatnya yang dikarantina di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Tulungagung, Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (23/6/2021). Lonjakan kasus akibat munculnya klaster Latsar ASN yang berjumlah 78 orang menyebabkan RSDC berkapasitas 120 bed di kompleks Rusunawa UIN SATU Tulunggung ini penuh. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko

Jatim.GenPI.co - Pemkab Tulungagung, Jawa Timur, akhirnya memutuskan menunda latihan dasar (latsar) aparatur sipil negara (ASN) Gelombang 3.

Keputusan tersebut disampaikan Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, demi mencegah terulangnya penularan Covid-19.

BACA JUGA: 22 CASN Tulungagung Positif Covid-19, Jalani Karantina

"Saya minta ditunda latsar berikutnya, karena kesehatan hendaknya lebih penting dan diutamakan," katanya, menyampaikan hasil evaluasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Pemkab Tulungagung.

Maryoto belum memberikan jawaban pasti sampai kapan penundaan dilakukan. Kata dia, pelaksanaan akan dievaluasi jika situasi sudah kondusif.

Dikonfirmasi terpisah oleh Antara, Kepala BKSDM Tulungagung Kamsiah menjelaskan, calon ASN yang mengikuti latsar merupakan penjaringan tahun 2019.

Dia menjelaskan, pelaksanaan latsar gelombang 1 sudah dilaksanakan dengan lancar tanpa ada temuan kasus Covid-19 sepulang dari lokasi diklat prajabatan.

Namun dalam pelaksanaan latsar ASN gelombang 2 yang diikuti 176 calon ASN dan 155 mentor, sebanyak 78 orang dinyatakan positif Covid-19.

Berita Selanjutnya

Nusantara