Anak Yatim Meningkat Karena Pandemi, Pemkot Surabaya Jangan Diam

Anak Yatim Meningkat Karena Pandemi, Pemkot Surabaya Jangan Diam - GenPI.co Jatim
Ilustrasi-Sejumlah bocah bermain di sebuah taman kawasan Petamburan, Jakarta, Jumat (23/7/2021). Sebagian masyarakat masih tidak menghiraukan himbauan Presiden Joko Widodo dalam peringatan Hari Anak Nasional agar anak-anak tidak beraktivitas di luar rumah untuk mencegah penularan COVID-19. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hp.)

Jatim.GenPI.co - Surabaya baru saja mendapat penghargaan sebagai kota layak anak kategori utama tahun 2021 dari KemenPPPA. 

Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti mengapresiasi. Namun ada catatan penting yang disampaikan politikus PKS tersebut

BACA JUGA: NPS Klub Futsal Putri Surabaya, Rutin Latihan Setiap Minggu

Reni menyoroti anak-anak terdampak pandemi Covid-9, terutama mereka yang ditinggal meninggal orang tuanya. 

"Bahwa makin banyak anak-anak ini membutuhkan pendampingan pada sisi material pembiayaan pendidikan serta terkait dengan ketahanan kesehatannya," ujarnya, Jumat (31/7). 

Pihaknya meminta Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) agar segera mendata anak-anak Anak yatim/ piatu/ yatim piatu. 

Setelah itu, DP5A harus segera bergeas berkordinasi degan dinas pendidikan dan dinas kesehatan. 

Ia mengingatkan pemkot tidak mengesampingkan anak-anak tersebut, emngingat jumlahnya terus bertambah. 

Berita Selanjutnya

Nusantara