Peringatan BMKG, Jatim Masuk Kemarau Tanpa Gelombang Panas

Peringatan BMKG, Jatim Masuk Kemarau Tanpa Gelombang Panas - GenPI.co Jatim
Dokumen distribusi bantuan air bersih oleh kelompok organisasi masyarakat pada kemarau 2020 di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. ANTARA/dokumen

Jatim.GenPI.co - Sejumlah negara di belahan bumi lainnya tengah mengalami gelombang panas. Namun menurut BMKG tidak terjadi di Indonesia. 

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Herizal mengatakan, secara geografis, wilayah Indonesia berada di wilayah ekuatorial. 

BACA JUGA: BMKG Juanda Jelaskan Fenomena Bediding, Simak

"Sehingga memiliki karakteristik dinamika atmosfer yang berbeda dengan wilayah lintang menengah-tinggi," ujarnya tertulis, Minggu (1/8). 

Berdasarkan hasil pengamatan BMKG, suhu maksimum pada 30 Juli 2021 tercatat antara 24,0-35,5 derajat Celcius. 

"Suhu maksimum sekitar 24 derajat Celcius terjadi di bagian tengah Papua dan maksimum mencapai 35,5 derajat Celcius terjadi di Kalimarau, Berau," katanya.

Ia menyebut kondisi cuaca di Indonesia dalam kondisi normal. Memang saat ini lebih dari 73 persen zona musim berada pada musim kemarau. Meskipun hujan secara sporadis masih terjadi di sebagian wilayah. 

BACA JUGA: Sepak Bola Sudah Mendarah Daging Bagi Ivan Carlos

Berita Selanjutnya

Nusantara