
"Belinya dari toko kelontong, kan mereka mengalami penurunan penjualan, lalu sembakonya kita serahkan ke masyarakat yang membutuhkan. Uangnya
dari mana? Dari gaji ASN yang dibayarkan melalui APBN dan APBD. Kan ini berputar jadinya," terangnya.
Dari mekanisme itu, Pemkot Surabaya juga ingin menggerakkan roda ekonomi masyarakat Kota Surabaya, lantaran saat ini pandemi masih mewabah.
BACA JUGA: Jersey Miliknya Dilelang Laku Rp 130 Juta, Mat Halil Angkat Suara
Febri menegaskan bahwa donasi bantuan ini sifatnya sukarela. Pihaknya hanya ingin melibatkan peran ASN meringankan beban masyarakat.
"Ini kita lakukan intinya untuk menumbuhkan empati," terangnya.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News