BMKG Ingatkan Masyarakat Fenomena La Nina

BMKG Ingatkan Masyarakat Fenomena La Nina - GenPI.co JATIM
ilustrasi-Jalam Gubernur Suryo yang terletak di pusat Kota Surabaya diguyur hujan pada sore hari ini, Minggu (12/9). (foto : Ananto Pradana/genpi).

Jatim.GenPI.co - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat adanya fenomena alam La Nina.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan di bulan Oktober 2021 saja, La Nina sudah melampaui 0,5 atau dikatakan sebagai La Nina lemah.

Tetapi anomali makin bertambah atau minum meningkat, hingga -1° celicius dan dikatakan dalam taraf sedang atau moderat.

BACA JUGA:  Seorang Anak Tenggelam di Kalimas Surabaya

Pada Tahun 2021 lanjut Dwi, La Nina di Indonesia dalam kategori lemah hingga moderat.

"La Nina ini bukan badai, melainkan salah satu fenomena alam yang terjadi di Indonesia," kata Dwi, Rabu (20/10).

BACA JUGA:  Komisi C DPRD Surabaya Minta Pemkot Tambah Gedung Sekolah

Artinya kata Dwi, La Nina merupakan fenomenanya, sedangkan badai adalah imbas yang ditimbulkan selama La Nina terjadi.

Selain badai, La Nina juga menimbulkan keadaan lainnya, seperti angin kencang, hujan es sampai bencana alam.

BACA JUGA:  4 Daerah di Jatim Turun Level 1, Khofifah Sebut Terbanyak

Kendati demikian, potensi penyebab bencana tak hanya berasal dari fenomena La Nina saja. Akan tetapi juga pola aktivitas manusia pada alam, seperti penebangan liar hingga sampah yang menyumbat saluran irigasi pengairan.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya