
Jatim.GenPI.co - Banjir bandang yang terjadi di Kota Batu pada Kamis (4/11) berpotensi terjadi banjir susulan, maka dari itu Gubernur Jawa Timur meminta segera evakuasi warga.
"Karena prediksi masih ada hujan susulan, maka diharapkan agar seluruh hunian di bantaran sungai harus segera dievakuasi. Hal ini bertujuan untuk memberikan keamanan dan keselamatan," kata Khofifah melalui keterangan tertulis, Jumat (5/11) kemarin.
Khofifah memastikan bakal melakukan koordinasi dengan Pemkot Batu dan Kementrian PUPR terkait proses rehabilitasi dam rekonstruksinya.
BACA JUGA: Cuaca Jawa Timur Hari ini, Pagi Cerah, Malam Hujan, Prediksi BMKG
Ia berujar, wilayah terdampak aliran banjir masih bagian dari aliran anak sungai Brantas.
"Kami sudah membahas kaitannya rekonstruksi secara permanen maupun darurat. Untuk darurat kami akan menyiapkan bronjong dan sand bag sesuai kebutuhan," ucapnya.
BACA JUGA: Blanko KTP-e, Disdukcapil Tulungagung Hentikan Pelayanan, Waduh!
Sementara itu, soal pembersihan material sampah, mantan Menteri Sosial (Mensos) itu telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Dinas Sumber Daya Air serta PU Cipta Karya saling kordinasi agar dapat dipenuhi kebutuhan eskavator dan dump truck.
"Semuanya harus gercep (gerak cepat). bersama-sama untuk memberikan rasa aman dan menjamin keselamatan warga," ujarnya.
BACA JUGA: Sempat Padam, PLN Perbaiki Listrik di Kota Batu, Hamdalah
Berdasarkan informasi, dampak peningkatan curah hujan di Kota Batu menyababkan meluapnya air Sungai Brantas ke wilayah bantaran yang dilaluinya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News