Perda Cagar Budaya Dibahas, DPRD Surabaya Usulkan Sejumlah Poin

Perda Cagar Budaya Dibahas, DPRD Surabaya Usulkan Sejumlah Poin - GenPI.co JATIM
Museum Rumah HOS Tjokroaminoto. Foto: Instagram @surabayasparkling.

GenPI.co Jatim - Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, A.H Thonny menyebut penyempurnaan Perda Nomor 5/2005 tentang Pelestarian Bangunan dan/atau Lingkungan Cagar Budaya sangat diperlukan.

Perda tersebut, kata dia, untuk menjaga eksistensi bangunan bernilai sejarah di Kota Pahlawan.

"Perda Cagar Budaya nomor 5 tahun 2005 sudah tidak up to date, karena lebih mengatur pada upaya pelestarian bangunan cagar budaya," kata Thonny, Senin (6/12).

BACA JUGA:  NasDem Surabaya Rapatkan Barisan, Partai Lain Patut Waspada

Penyempurnaan perda ini juga untuk menyesuaikan Undang-undang (UU) Cagar Budaya Nomor 10/2011.

Ia menyebut, perda tersebut bila sudah rampung akan disinkronkan dengan Perda Pemajuan Kebudayaan, Kejuangan dan Kepahlawanan Kota Surabaya.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Terjunkan Bronto Skylift ke Lokasi Erupsi Semeru

Saat ini perda tersebut tengah diproses oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Surabaya.

"Saya mengusulkan ditambah 2 point lagi, yaitu nilai kejuangan dan kepahlawanan," ungkapnya.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Gelar Operasi Pasar, Berikut Daftar Harganya

Politisi Gerindra itu menyebut, aspek badan pengelola atau pihak yang bertanggung jawab pada keberadaan cagar budaya perlu untuk diatur.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya