Rupbasan Surabaya Overload, Barang Sitaan Menumpuk

Rupbasan Surabaya Overload, Barang Sitaan Menumpuk - GenPI.co Jatim
Puluhan kendaraan bermotor yang berada di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur. (Antara Jatim/HO-Humas Kanwilkumham Jatim/IS)

Jatim.GenPI.co - Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Surabaya di Medaeng overload. Jumlah barang yang disimpan sudah melebihi kapasitas tempat.

Kepala Rupbasan Surabaya Endang Purwati mengakui, jumlah barang bukti perkara yang mangkrak sudah tidak tertampung lagi.

"Di awal tahun 2021, tercatat ada 605 register barang bukti yang masuk ke Rupbasan Surabaya. Dari jumlah itu, mayoritas adalah kendaraan bermotor yakni sepeda motor dan mobil," ujarnya, Selasa (14/9).

BACA JUGA:  11 Terduga Teroris Diterbangkan ke Jakarta

Banyaknya kendaraan tersebut karena memang Rupbasan Surabaya menerima barang bukti titipan dari wilayah Surabaya dan sebagian Madura. Bahkan terkadang, kata Endang, juga dititipi dari hasil kerja KPK.

"Kami sampai harus memarkir kendaraan di tempat parkir pengunjung, kondisi ini tentu tidak ideal,” kata Endang.

BACA JUGA:  Komplotan di Jember Bikin Geger, Bawa Kabur Sapi Pakai Panther

Rupbapas Surabaya melakukan kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Surabaya untuk percepatan eksekusi barang bukti.

"Dalam kerja sama ini, kami menegaskan kembali bahwa barang bukti yang sudah inkracht (berketetapan hukum) akan kami kembalikan kepada Kejaksaan Negeri Surabaya," kata dia.

BACA JUGA:  Polres Pamekasan Dalami Dugaan Korupsi Rp 5,4 Miliar

Ia berharap, kerja sama yang berjalan hingga lima tahun tersebut dapat mengurangi kepadatan barang bukti titipan.

Berita Selanjutnya

Nusantara