
Jatim.GenPI.co - Sutikno, warga Desa Jarak, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri harus memutar otak kala pandemi Covid-19 pertama melanda.
Pasalnya, orkes yang biasanya menjadi sumber pendapatannya harus berhenti total.
BACA JUGA: Tas Kerajinan Warga Bojonegoro Gunakan Teknik Suspeso
Ia pun banting setir menjadi pembuat kerajinan bambu. Tak disangka ketrampilan yang didapatkan dari otodidak itu disukai banyak orang.
Banyak produk yang telah dihasilkan seperti, tempat tisu, tempat air mineral kecil, lampu gantung, lampu duduk, lampu tempel, rantang isi 2 dan 3, serta nampan.
Sutikno mengaku kunci dari usahanya yakni kualitas yang dijaga terus. Pembuatannya yang nmanual memungkinkan untuk mengontrol detail produk buatannya.
Dalam satu bulan, Sutikno mampu memproduksi sekitar 100 produk anyaman bambu.
BACA JUGA: Vaksinasi Tahap Tiga, Hanya untuk Penghuni Rusun di Atas 18 Tahun
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News