
Jatim.GenPI.co - Penuhnya rumah sakit membuat pasien Covid-19 tidak bergejala dan gejala ringan untuk melakukan isolasi mandiri (isoman).
Guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Prof. Djoko Santoso membagikan tips untuk melakukan isoman.
BACA JUGA: Diet Kamu Gagal? Mungkin ini Penyebabnya
Karena, isoman yang benar dan disertai pengawasan dokter merupakan hal penting. Bila tidak mau menimbulkan klaster keluarga.
“Isolasi mandiri di rumah harus dilakukan dengan benar guna memutus mata rantai penularan," ujarnya mengutip dari laman resmi Unair.
1. Perhatikan lama isolasi
Djoko membagi pasien Covid-19 isoman menjadi dua, yakni orang tanpa gejala serta orang dengan gejala.
“Orang tanpa gejala dapat dikatakan bebas isolasi jika telah melakukan isolasi mandiri selama sepuluh hari, namun jika orang dengan gejala adalah sepuluh hari ditambah tiga hari bebas gejala,” katanya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News