Hujan dan Angin Kencang di Kota Malang, Sejumlah Bangunan Hancur

Hujan dan Angin Kencang di Kota Malang, Sejumlah Bangunan Hancur - GenPI.co JATIM
Kerusakan yang terjadi akibat hujan dan angin kencang di Terminal Arjosari (foto: BPBD Kota Malang)

GenPI.co Jatim - Cuaca ekstrem melanda Kota Malang yakni hujan dan angin kencang pada Senin (17/1) kemarin. Akibat cuaca tersebut membuat beberapa bangunan di Terminal Arjosari rusak parah.

Selain itu, di sekitar Jalan Sulfat ada beberapa pohon tumbang. Meski tidak ada korban rumah rusak maupun kerugian materi.

Menanggapi hal ini Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang Alie Mulyanto mengatakan jika kejadian ini merupakan dampak dari anomali cuaca yang akan terjadi setiap saat.

BACA JUGA:  Ganti Shift Sekolah Picu Kerumunan, Dispendik Surabaya Buka Suara

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena anomali cuaca ini akan terjadi hingga 20 Januari 2022 mendatang. Sehingga warga pun diimbau lebih waspada ketika beraktivitas di luar rumah.

“Jika tidak ada kepentingan yang mendesak, sebaiknya menunda aktivitas di luar rumah. Dari kondisi ini, kami juga selalu siap siaga, sehingga ketika terjadi bencana serupa, personil kami langsung diterjunkan ke lokasi terdampak,” ucap Alie, Selasa (18/1)

BACA JUGA:  Prakiraan Cuaca Surabaya dan Sejumlah Daerah di Jawa Timur

Bersama perangkat daerah lain, seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP), terang pria berkacamata itu, terus mengintensifkan koordinasi untuk menekan atau mencegah terjadinya bencana yang menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat.

Alie mencontohkan, seperti menginventarisir sejumlah pohon besar yang rawan tumbang, memangkas ranting pohon dan menggalakkan Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS) untuk mencegah terjadinya banjir.

BACA JUGA:  Musda Demokrat Jatim Kian Panas, Ketua Panitia Buka Suara

“Kami siaga penuh, dan kami imbau warga agar jangan mengambil risiko keluar rumah saat cuaca ekstrim,” sambungnya. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya