
Jatim.GenPI.co - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menaikkan insentif kepada ketua Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) di wilayahnya.
Tak tanggung-tanggung, kenaikannya 2 kali lipat. RT misalnya, sebelumnya mendapat biaya operasional Rp 550 ribu per bulan, saat ini naik Rp 1 juta.
BACA JUGA: 5 Museum di Surabaya yang Wajib Anda Kunjungi
Sedangkan RW semula tiap bulan menerima Rp 600 ribu, sekarang Rp 1.250.000 dan LPMK yang awalnya Rp 700 ribu menjadi Rp 1,5 juta.
Eri berharap dengan bertambahnya insentif ini juga seiring dengan peningkatan pelayanan publik dapat dilakukan secara maksimal di tingkat RT dan RW.
"Saya berikan kepercayaan kepada RT, RW dan LPMK untuk sama-sama kita libatkan dalam menjaga dan memberikan pelayanan kepada warga. Jadi dari warga untuk warga pula," katanya.
Pun demikian, para RT harus melaksanakan dengan betul-betul membantu program Pemkot Surabaya. Bila tidak, Eri tak segan mencabut kembali insentifnya.
"Sebenarnya ini kan seperti honor atau insentif untuk RT. Mereka yang membantu pemerintah untuk mengetahui kondisi warganya," katanya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News