
Sistem yang lebih tertata tersebut membuat orang bisa belanja sesuai kebutuhan. Beli wortel tiga biji pun bisa.
"Sudah kita setting mau ikut harga kilo ya kio, harga ons ya ons. karena sudah tersistemasi jadi kita banyak waktu di rumah," katanya.
Yona kemudian merumuskan agar tidak ada yang tersisa dari jualan sayurannya dengan membuat dibisi kreatif dan produksi untuk memaksimalkan hasil.
BACA JUGA: Raup Cuan dari Budi Daya Nila dan Lele, Omzet Capai Belasan Juta
"Jadi sayur yang masih layak konsumsi tapi tidak layak display itu kita olah. Trus kami rekrut lagi ibu-ibu untuk divisi dapur. Ada yang jual sayur matang dan gorengan," ungkapnya.
Langkah itu mengurangi kemungkinan rugi karena semua terolah dengan baik.
BACA JUGA: KOMet Merawat Sepeda Tua, Menolak Lupa
Yona mengaku omzet usahanya yang saat ini tidak kalah dengan botol bekas yang sebelumnya. (*)
Heboh..! Coba simak video ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News