
GenPI.co Jatim - Inovasi yang dilakukan sejumlah anak muda di Kota Malang ini sungguh keren. Mareka mengubah minyak jelantah bekas rumah tangga menjadi pengganti solar atau biodiesel untuk mesin perahu nelayan.
Alexander Soegio (32), selaku penggagas bisnis pengolahan minyak jeantah menjadi energi biodiesel mengaku telah merintisnya sejak Agustus 2019.
Usaha yang diberinama Zerolim yang merupakan singakatan dari zero limbah itu terinspirasi dari beberapa mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Malang saat ikut lomba.
BACA JUGA: Keren Cak, Mahasiswa ITS Surabaya Ciptakan Inovasi Baterai BMG
"Selanjutnya, kami kembangkan karena memiliki potensi nilai ekonomis dengan cara perolehan minyak jelantahnya melalui digitalisasi bank sampah sekaligus menekan pencemaran lingkungan," katanya, Sabtu (28/5).
Dia melihat, cukup mudah untuk mencari minyak jelantah, terlebih Kota Malang adalah wilayah urban, tentu sangat banyak.
BACA JUGA: Playu Anter, Inovasi Pertanian Banyuwangi yang Semakin Canggih
Namun, Soegio mengaku tetap mengorganisasi pencarian dan pengumpulan minyak jelantah.
Pihaknya mendirikan Bank Sampah Zerolim yang dioperasikan juga melalui aplikasi di AppStore. Dirinya mengeklaim, sudah 5.000 orang menggunakannya.
BACA JUGA: Banyuwangi Luncurkan Inovasi Pertanian, Namanya Playu Anter
Soegio menggunakan sistem poin dalam setiap penjualan minyak jelantah menggunakan aplikasi. Satu kilogramnya akan mendapatkan 3.000 poin.
Artikel ini sudah tayang di JPNN.com dengan judul: Minyak Jelantah di Malang Kini Bisa Menjadi Energi Terbarukan Mesin Perahu Nelayan
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News