
GenPI.co Jatim - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggandeng Pemerintah Australia Barat membahas sektor ekonomi digital, UMKM hingga pariwisata.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan bahwa ada peluang kerja sama hingga investasi yang bisa dilakukan oleh Australia Barat di wilayah Jawa Timur. Misalnya, program pendidikan, pengembangan ekonomi digital dan termasuk juga pariwisata.
Di wilayah Malang Raya khususnya, saat ini sudah terbentuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari yang menjadi salah satu daya tarik peluang untuk melakukan kerja sama tersebut. Pada KEK Singhasari juga terdapat sejumlah fasilitas intensif fiskal untuk sektor pariwisata.
BACA JUGA: Waspada Cacar Monyet, Pakar Unair Beberkan Ciri-Cirinya
"Adanya insentif fiskal diharapkan bisa menjadi salah satu daya tarik dan potensi yang ditawarkan kepada para pelaku usaha sektor pariwisata Australia Barat," kata Emil saat dijumpai GenPI.co Jatim di Bakorwil Malang, Selasa (31/5).
Dia juga berharap kerja sama Jawa Timur dengan Australia Barat bisa dipererat ke depan.
BACA JUGA: Minyak Goreng Curah Murah, Warga Serbu Pasar Kepanjen
Pada kesempatan yang sama, Emil bersama delegasi Australia Barat memperkenalkan KEK Singhasari di wilayah Kabupaten Malang dan East Java Super Corridor (EJSC) yang ada di wilayah Kota Malang. Keduanya memiliki potensi untuk mengembangkan UMKM yang ada di Jawa Timur.
"Dari Australia Barat juga telah bertatap muka langsung dengan para generasi muda yang sudah mengembangkan karya yang luar biasa di EJSC yang ada di Bakorwil Malang," ujarnya.
BACA JUGA: Kisah Sukses Pengusaha Roti Bakar, Modalnya Nekat
Sementara itu, Deputi Premier Minister of State Development, Job and Trade, Tourism, Commerce, Science Australia Barat Roger Cook menambahkan, dengan sejumlah kunjungan yang dilakukan di Jawa Timur, ada sejumlah peluang kerja sama untuk berkolaborasi.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News