Warga MBR Surabaya Budi Daya Maggot, Cara Alami Kurangi Sampah

Warga MBR Surabaya Budi Daya Maggot, Cara Alami Kurangi Sampah - GenPI.co JATIM
Seorang warga melakukan budi daya maggot di kawasan Krembangan, Kota Surabaya. (ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya)

GenPI.co Jatim - Warga dari masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mengembangkan budi daya maggot yang merupakan larva lalat black soldier fly (BSF) di kawasan Krembangan, Surabaya.

Ketua Kelompok Tani Krembangan, Madani Johan Tri Cahyono mengatakan, saat ini memang masih memproduksi maggot 100 kilogram per hari dan sebenarnya bisa digenjot lagi hingga 150-175 kilogram per hari dengan fasilitas yang ada.

"Bahkan, kalau fasilitas raknya ditambahkan, tentu produksi maggotnya akan semakin banyak," kata dia, Kamis (23/6).

BACA JUGA:  Ternyata Begini Proses Pencatatan Pernikahan Beda Agama

Budi daya maggot sebagai salah satu solusi mengatasi masalah sampah dan juga bermanfaat sebagai pakan hewan unggas, burung, dan ikan.

Sementara itu, Camat Krembangan, Surabaya Ario Bagus Permadi menjelaskan, Rumah Maggot didirikan untuk merespons keberadaan masyarakat MBR di Kecamatan Krembangan.

BACA JUGA:  KM Fajar Nusantara Tenggelam di Perairan Sumenep

Saat itu, kata dia, pihaknya diminta untuk mengidentifikasi aset Pemkot Surabaya yang tidak terpakai, sehingga ditemukan aset tersebut. Kebetulan Ketua RW sudah melakukan budi daya Maggot Lalat BSF di lantai 2 Balai RW, sehingga itu dikembangkan ke tingkat kecamatan.

"Jadi, awalnya aset ini untuk maggot, karena masih ada tempat yang tersisa, akhirnya kami ternak ayam dan ikan serta sayuran organik, sehingga produksi maggot itu semuanya terpakai," ujar dia. (ant)

BACA JUGA:  Elektabilitas Eri Cahyadi Melejit di Pilgub, Ungguli Nama Tenar

Video seru hari ini:

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya