Buntut Promo Holywings, Desakan Penutupan Semakin Kencang

Buntut Promo Holywings, Desakan Penutupan Semakin Kencang - GenPI.co JATIM
Ormas Madura Nusantara menggelar aksi guna menuntut penutupan Holywings di Kota Surabaya. (foto : Ananto Pradana/genpi.co jatim).

GenPI.co Jatim - Ormas Madura Nusantara meminta Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk mencabut izin operasional seluruh outlet Holywings di wilayah setempat.

Hal tersebut buntut dari dugaan kasus penistaan agama berupa promo minuman keras (miras) bagi warga bernama Muhammad dan Maria.

"(Madura Nusantara, red) hadir di sini untuk meminta kepada Wali Kota Surabaya mencabut izin dari Holywings, seluruh Holywings yang ada di Kota Surabaya," kata Sekjen Madura Nusantara Sulaiman Darwis kepada media, Senin (27/6).

BACA JUGA:  Pernyataan Ketua GP Ansor Surabaya Keras, Holywings Bisa Terancam

Dia meminta kepolisian tak hanya menetapkan karyawan sebagai tersanka, tetapi juga pihak manajemen.

"Bagaimanapun manajemen pasti tahu promo ini. Kami meminta kepada pihak kepolisian Republik indonesia untuk segera menangkap, menjadikan tersangka pemilik owner Holywings, khususnya di Jakarta," ujarnya.

BACA JUGA:  Taman Flora Surabaya Jadi Primadona Wisata Murah

Sulaiman menilai, promo yang baru saja diluncurkan Holywings telah menistakan dua agama sekaligus, yakni Islam dan Kristen.

"Nama Muhammad itu adalah nama nabi kami, Nabi Muhammad. Bukan hanya itu, juga disebutkan apabila hari Kamis datang seorang bernama Maria itu juga gratis, ini juga jadi pelecehan, penistaan agama Kristen juga," jelasnya.

BACA JUGA:  600 Sapi di Surabaya Jadi Sasaran Vaksin PMK

Ormas Madura Nusantara sempat mendatangi salah satu outlet Holywings yang terletak di Jalan Basuki Rahmat, Kota Surabaya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya