
GenPI.co Jatim - Tragedi Kanjuruhan menyisakan banyak tanda tanya. Salah satunya jadwal kick off yang dianggap terlalu malam.
Padahal berdasarkan rekomendasi kepolisian di Malang, kick off dilakukan pada sore hari. Namun, permohonan itu ditolak PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Hal tersebut diungkapkan oleh Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Albertus Wahyurudhanto dalam fakta terbaru terkait tragedi Kanjuruhan.
BACA JUGA: Kapolda Jatim Minta Maaf Terkait Tragedi Kanjuruhan
Menurutnya Polres Malang dan Panpel Arema FC sebenarnya sudah mengantisipasi masalah jadwal pertandingan sejak jauh hari.
Polres Malang dikatakannya, juga telah mengusulkan agar jadwal tersebut diubah ke sore hari.
BACA JUGA: Viral Kesaksian Ibu Penjual Dawet Saat Tragedi Kanjuruhan, ini Faktanya
"Ada surat yang dikirimkan tertanggal 13 September terkait perubahan jadwal pertandingan yang dimajukan pada sore hari," ucap Wahyu kepada wartawan di Mapolres Malang, Selasa (4/10).
Surat tersebut dikitim ke PT LIB, karena Intel Polres Malang menilai akan ada potensi yang patut diwaspadai.
BACA JUGA: Tragedi Kanjuruhan Harus Jadi Catatan Perbaikan PSSI, Kata Manajemen Persebaya
PT LIB baru memberikan balasan surat kepada Porles Malang dan Panpel Arema FC pada 19 September 2022.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News