
GenPI.co Jatim - Sejumlah ruas jalan yang ada di Kota Madiun dilakukan pengaspalan dan pengecoran, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan selesai akhir 2022.
"Ada 17 paket dengan dua jenis pekerjaan. 11 paket pemeliharaan jalan dan enam paket pelebaran jalan," jata Kabid Bina Marga, DPUPR Kota Madiun Thariq Megah, Selasa (15/11).
Lanjutnya paket pemeliharaan jalan itu sudah termasuk pengaspalan dan pengecoran pada 11 ruas jalan, di antaranya Larasati, Pengging, Kresni, Maskumambang, Demak, Semendung, dan Gembili.
BACA JUGA: Lamongan Darurat Curanmor, Sehari 2 Sepeda Motor Hilang
Kemudian untuk pelebaran jalan, ada enam ruas jalan yang disasar, yakni Jalan Candi Sewu, Nori, dan Kelun Raya.
"Satu pekerjaannya anggarannya di bawah Rp200 juta. Karenanya, ini masuk paket pengadaan langsung," kata dia.
BACA JUGA: Jagoan Digital Banyuwangi Diserbu Ribuan Milenial, Lahirkan Startup Lokal
Sementara itu disinggung mengenai kondisi jalan di Kota Madiun, Thariq menjelaskan dalam kondisi baik.
Hal ini diungkapkan berdasarkan data, dimana dari total 432,8 kilometer, hanya 4,02 kilometer atau 0,93 persen rusak.
BACA JUGA: Meratus Rutin Sampaikan Laporan Keuangan, Bukti Niat Baik Selama PKPU
Jalan rusak sepanjang 4,02 kilometer itu 0,44 persen atau 1,9 kilometer rusak sedang dan sisanya 0,49 persen atau 2,12 kilometer rusak ringan. (ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News