
Senada dengan Slamet, warga Lamongan lainnya, Kasmolan dan Sri'ah asal Desa Sambeng ini rela antre membeli STB.
Pasangan suami istri ini mengaku mengeluarkan uang total Rp 500 ribu.
"Belum ditambah colokan. Pokoknya hari ini saya keluar sampai Rp 500 ribu, termasuk bensin dan jajan," ungkapnya.
BACA JUGA: Harga Minyak Curah Meroket, Ketua Komisi B DPRD Surabaya: Jangan Panic Buying
Sementara itu harga STB setelah penerapan ASO di Lamongan langsung meroket, merek paling murah saja dari harga RP 180 ribu kini menjadi Rp 250 ribu.
Kemudian STB dengan kualitas menengah yang tadinya dibanderol Rp 215 ribu menjadi Rp 275 ribu. Sedangkan termahal, semula Rp 250 ribu, kini menjadi Rp 350 ribu. (*)
BACA JUGA: Sekdaprov Adhy Karyono Bantah KPK Geledah Ruangannya, Hanya Pinjam Tempat
Simak video pilihan redaksi berikut ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News