
GenPI.co Jatim - Seorang guru Madrasah Ibtidaiyah Desa Genukwetu, Kecamatan Ngoro, Jombang melakukan tindakan tegas dengan merazia lato-lato yang dibawa anak-anak ke sekolah.
Kepala Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah Desa Genukwatu Miftahudin mengatakan, sudah meminta wali murid agar anak-anaknya tidak membawa mainan lato-lato ke sekolah.
"Lato-lato kan keras, jadi kami mengantisipasinya, apalgi pernah ada yang kena lato-lato," jelasnya, Selasa (17/1).
BACA JUGA: Patuh Instruksi Jokowi, HIMBARA Dukung Hilirisasi Industri
Dia menjelaskan, razia dilakukan sebelum jam pelajaran dengan memeriksa satu per satu tas sekolah anak-anak.
Apabila ditemukan lato-lato di dalam tas, mainan itu langsung dibawa ke ruang guru. Murid diizinkan mengambilnya setelah pulang sekolah.
BACA JUGA: BKKBN Jatim Sebut 80 Dispensasi Nikah Hamil Duluan, 3 Daerah Ini Terbanyak
Dia berharap dengan razia ini membuat para murid sadar untuk tidak melakukannya lagi.
"Kami berharap anak-anak tidak membawa lato-lato ke sekolah," kata Miftahudin.
BACA JUGA: SD/MI Cokroaminoto Surabaya Disegel, Siswa Belajar di Rumah Guru
Selain itu sekolah mengimbau kepada murid untuk lebih berhati-hati memainkan lato-lato. (ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News