Tolak RUU Kesehatan, Ratusan Nakes Wadul ke DPRD Jatim

Tolak RUU Kesehatan, Ratusan Nakes Wadul ke DPRD Jatim - GenPI.co JATIM
Para tenaga kesehatan (nakes) menyampaikan aspirasi ke DPRD Jatim tentang penolakan RUU Kesehatan. Foto: Source for GenPI.

GenPI.co Jatim - Tenaga kesehatan dari berbagai organisasi profesi melakukan unjuk rasa ke Gedung DPRD Jatim.

Massa aksi yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) datang untuk menyampaikan aspirasi menolak RUU Kesehatan.

RUU Kesehatan dikhawatirkan berdampak pada profesi mereka, dan muncul ketakutan akan hadirnya tenaga kesehatan dari luar negeri.

BACA JUGA:  Beri Catatan, Pansus LKPJ DPRD Jatim Ingatkan TPT Masih Tinggi

Para tenaga kesehatan ini diterima Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad dan sejumlah anggota Komisi E, seperti Hari Putri Lestari, Suwandy, dr Benjamin Kristianto, serta Hadi Dediyansah.

“Kami menolak RUU Kesehatan, dan ancaman masuknya tenaga kesehatan dari luar negeri,” ujar Ketua IDI Jatim Lestari, Senin (8/5).

BACA JUGA:  Waspada Covid-19 Acturus, DPRD Jatim Ingatkan Angkutan Mudik Perketat Prokes

Wakil Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jatim dr Abdulloh Machin menambahkan, munculnya RUU Kesehatan dinilai sudah tidak sesuai dengan prosedur.

Public hearing yang digelar ternyata juga hanya untuk legitimasi saja. "Masukan dari organisasi profesi tidak diperhatikan," katanya.

BACA JUGA:  Pansus LKPJ Gubernur DPRD Jatim Soroti Data Indeks Integritas ASN

Ada beberapa catatan yang disorot oleh Dokter Machin, di antaranya, perlindungan tenaga kesehatan, penguatan organisasi profesi, serta penguatan kemandirian anak bangsa.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya