
Jatim.GenPI.co - Guru besar Departemen Radiologi dan perintis Radioneurologi Fakultas Kedokteran Unair, Profesor Benny Huwae menghembuskan nafas terakhir, Kamis (24/6).
"FK Unair kehilangan salah satu putra terbaiknya. Prof. Benny merupakan salah satu pelopor pendidikan di FK Unair," kata Dekan FK Unair Prof. Budi Santoso, Jumat (25/6) kemarin.
BACA JUGA: Universitas Brawijaya Buka Seleksi Jalur Mandiri, ini Jumlahnya
Prof. Budi mengatakan mendiang Prof. Benny Huwae merupakan pelopor dan pendiri Divisi Neuroradiologi di Departemen Radiologi FK Unair.
"Karya-karya di bidang neuroradiologi menjadi titik tolak pembelajaran neuradiologi di FK Unair," katanya.
Secara pribadi, Prof. Budi mengenal Prof. Benny sebagai guru dan panutan yang baik. Sosok guru yang tegas namun perhatian terhadap anak didiknya.
Ketua Departemen Radiologi FK Unair Dr. Rosy Setyawati menjelaskan, Prof. Benny pernah menjabat sebagai presiden perkumpulan pakar neuroradiologi tingkat Asia Tenggara.
BACA JUGA: DKPP Probolinggo Gelar Pelatihan ke Petani, Tujuannya Baik
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News