
Ia tidak memungkiri ada sejumlah masyarakat yang menerima kenyataan bahwa telah menjalin kontak erat dengan warga positif Covid-19. Tidak sedikit pula yang menolak kehadiran tim tracing.
Namun berkat pendekatan dan komunikasi yag baik, warga perlahan menerima kehadiran tim tracing.
"Persentase yang menolak kini sedikit. Mulai tumbuh kesadaran di tengah warga," kata dia.
Babinsa Koramil 0810/09, Serka Adi Kuncoro mengatakan, ini merupakan pengabdian kepada masyarakat dan negara.
Ia sadar bahwa yang dilakukannya sangat rentan teradap penularan Covid-19. Tetapi dengan mematuhi protokol kesehatan semua akan mampu dilaluinya.
BACA JUGA: Kampus di Surabaya Ini Bebaskan Bea Kuliah Anak Korban Covid-19
"Setiap melaksanakan tugas yang berkaitan dengan kontak erat, tim selalu mengenakan APD," katanya.
Sembari melakukan tracing, dirinya bersama tim juga rajin mengingatkan warga untuk menerapkan prokes. (ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News