
Jatim.GenPI.co - Pakar Antropologi Forensik Universitas Airlangga (UNAIR) Dr. Phil. Toetik Koesbardiati angkat bicara soal temuan tiga kerangka manusia di situs peninggalan Kerajaan Majapahit, Kumitir, Mojokerto.
Tiga kerangka itu sebelumnya berhasil diangkat saat proses ekskavasi tahap ketiga yang dilakukan Balai Pelestarian Benda Cagar Budaya (BPCB) Jatim, Rabu (3/3).
BACA JUGA: Situs Sejarah di Jatim Harus Jadi Destinasi Unggulan
Kesemuanya, diangkat dari area sebelah barat tempat pemakaman umum Dusun Bendo, Desa Kumitir, Mojokerto.
Rangka manusia itu ditemukan saat mengangkat tanah di kedalaman 60 cm pada sektor C Situs Kumitir.
Dari tiga temuan kerangka tersebut, kata dia, salah satu diantaranya relatif utuh secara struktur.
“Kondisinya memang sudah remuk di beberapa tempat. Namun struktur rangka dari tengkorak hingga kaki masih lengkap. Begitu pula bagian rusuk, tulang belakang, dan lengan,” katanya mengutip nes unair.ac.id, Senin (22/3)
Hasil identifikasi Toetik, kerangka tersebut diidentifikasi berjenis kelamin perempuan dengan estimasi usia 20-30 tahun dan tinggi badan 141-153 cm.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News