
Mengacu pada hasil tersebut, Windu menyebut jika Kota Surabaya memang sudah bisa masuk ke dalam level 1, lantaran baik dari reapon dan transmisinya telah memenuhi standart yang ditentukan.
"Asesmen ini yang terbaik yang kita punya sekarang, karena sesuai dengan acuan WHO. Berbeda dengan dulu ketika masih pakai warna-warni, itu lebih tidak fair. Kalau yang sekarang ini sudah bagus," imbuhnya.
Tak hanya melihat 6 indikator saja, capaian vaksin di Surabaya kata Windu juga berpengaruh. Vaksinasi dosis 1 sudah mencapai 101,32 persen dan lansia 90,10 persen.
BACA JUGA: Kabar Baik! Hampir Seluruh Jatim Zona Kuning
Sedangkan standart total penyuntikan agar peralihan level 2 ke level 1 terhadi, yakni dosis 1 sebanyak 70 persen dan untuk lansianya 60 persen. "Ini sudah luar biasa, sehingga kita pantas di level 1," terangnya. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News