PKK Kediri Dampingi Bumil, Simak Tujuannya

PKK Kediri Dampingi Bumil, Simak Tujuannya - GenPI.co Jatim
Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abdullah Abu Bakar (kiri baju cokelat) dialog dengan ibu hamil di Kediri, Jawa Timur, Rabu (13/10/2021). (FOTO ANTARA/ HO-Kominfo Kota Kediri

Jatim.GenPI.co - Tim Penggerak (TP) PKK Kota Kediri mengintensifkan pendampungan ibu hamil yang mempunyai risiko tinggi sebagai upaya menekan angka kematian ibu dan bayi.

Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abdullah Abu Bakar mengemumakakan, pendampingan dan pemantauan bumil yang mempunyai risiko tinggi sangat diperlukan terlebih di masa pandemi.

"Ini rutin kami lakukan bersama Dinas Kesehatan Kota Kediri. Kami datangi satu per satu ibu hamil risiko tinggi ini untuk menanyakan keadaannya," katanya.

BACA JUGA:  Wow, Denda Pelanggar Prokes di Surabaya Tembus Miliaran Rupiah

Istri Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar ini yakin pendampingan dan pemantauan secara rutin, risiko tinggi pada bumil dapat diminimalisir.

"Kami ingin memastikan ibu-ibu hamil ini kelahirannya sudah terencana. Sejauh ini risiko tinggi para ibu hamil ini masih terkontrol dan harus terus dilakukan hingga nanti melahirkan. InsyaAllah kalau didampingi terus nyawa ibu dan bayi akan selamat," kata Bunda Fey, sapaan akrabnya.

BACA JUGA:  Mencengangkan, UPT Liponsos Surabaya Didominasi Warga Luar Kota

Program kunjungan bumil risiko tinggi di Kota Kediri dilakukan kembali setelah sempat terhenti karena PPKM bulan Juni 2021.

Ada beberapa faktor yang berpotensi menyebabkan ibu dan bayi meninggal. Selain penyakit bawaan, ada pula yang disebabkan keterlambatan dibawa ke fasilitas kesehatan.

BACA JUGA:  BMKG Ingatkan Siklus Bencana 100 Tahun, Waspada Tsunami 24 Meter

Setiap ibu hamil yang memiliki risiko tinggi mendapat pendampingan sejak ini oleh bidan, anggota PKK, dan kader kesehatan.

Berita Selanjutnya