
Jatim.GenPI.co - Pemkot Surabaya melakukan antisipasi penerima ganda bantuan sosial (bansos) dengan penggunaan stiker khusus.
Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, M. Fikser mengatakan, pihaknya menginginkan bansos dari pemerintah bisa menyasar orang-orang yang membutuhkan.
"Nanti kalau dia dapat bantuan apa, akan dicawang (stikernya). Biar gak dobel," kata Fikser, Minggu (17/10).
BACA JUGA: Warga Babatan Surabaya Gelar Sedekah Bumi, Ketua DPRD: Rasa Syuku
Stiker tanda penerima itu saat ini masih dalam proses cetak. Nantinya akan disesuaikan dengan jumlah data Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kota Surabaya.
Rencananya proses pemasangan akan dimulai pada akhir bulan Oktober 2021 ini. "Kami cetak sesuai data MBR dulu, jadi ada 253 ribu KK," katanya.
BACA JUGA: Cegah Klaster Sekolah, Dinkes Surabaya Rutin Swab Tes Pelajar
Penggunaan stiker dimaksudkan untuk memudahkan kontrol penyerahan. Artinya, ketika ada warga yang mendapatkan bantuan ganda, maka tetangga sekitar bisa langsung melakukan laporan ke Pemkot Surabaya.
"Jadi supaya ada penerima bansos itu menjadi kontrol publik bersama-sama, kami akan pasang stiker," jelasnya.
BACA JUGA: Hebat! Siswi SMPN 40 Surabaya Bawa Medali Emas PON XX Papua
Proses penempelan juga akan dibarengi tahapan verifikasi pada warga penerima bantuan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News