
Sementara itu, putra Budi Darma, Hananto Widodo menyebut jika ayahnya punya sikap yang unik.
Menurutnya sebagai seorang sastrawan Budi Darma dikenangnya begitu lugas, tetapi ketika di dalam keluarga selalu menunjukkan sikap santun dan halus.
"Bapak itu paling gak suka dengan orang yang angkuh dan sombong, baru dapat predikat ini dan itu aja sudah merasa sok jago dan lebih paham dari yang lain," ungkapnya.
BACA JUGA: Keren, Mahasiswa Unesa Borong 4 Medali Emas di PON XX Papua
Untuk diketahui, Buku Panggil Saya Budi Darma ditulis oleh sekitar 40 orang penulis, baik dari IPUNESA maupun dari para mantan Rektor UNESA.
Di antaranya Soerono Martorahardjo, Prof. Toho Cholik Mutohir, Prof. Haris Supratno, Prof. Muchlas Samani, hingga Prof. Warsono, dan Rektor UNESA Prof. Nurhasan. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News