902 Warga Mengungsi Akibat Erupsi Gunung Semeru

902 Warga Mengungsi Akibat Erupsi Gunung Semeru - GenPI.co JATIM
Tampak sejumlah pengungsi yang sedang mengamankan diri di posko Pengungsian Kantor Desa Penanggal (Foto: M. Ubaidillah/genpi.co jatim)

GenPI.co Jatim - Bencana Erupsi Gunung Semeru mengakibatkan 902 warga mengungsi. Data BPBD Kabupaten Lumajang warga yang mengungsi itu, tersebar di sejumlah titik.

BPBD Kabupaten Lumajang merinci 305 orang mengungsi di beberapa fasilitasi pendidikan dan balai desa di Kecamatan Pronojiwo.

Sebagian lainnya, mengamankan diri di rumah keluarga di sekitar ketinggian Dusun Kampung Renteng dan Dusun Sumberbulus, Desa Oro-Oro Ombo.

BACA JUGA:  Korban Meninggal Erupsi Gunung Semeru Belum Bisa Teridentifikasi

Totalnya ada 409 orang mengungsi di 5 titik di Kecamatan Candipuro.

Sedangkan sisanya dengan jumlah 188 orang mengungsi pada 4 titik yang terdiri dari rumah ibadah dan balai desa di Kecamatan Pasirian.

BACA JUGA:  Warga Korban Erupsi Semeru, Gubernur Jatim Bawa Kabar Terbaru

"Kejadian sebaran awan panas guguran Gunung Semeru juga menyebabkan beberapa rumah warga tertutup material vulkanik serta jembatan Gladak Perak di Curah Kobokan yang menjadi akses penghubung Lumajang dan Malang terputus," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Minggu (5/12).

Dia memastikan, penanganan darurat terus dilakukan pasca kejadian erupsi Gunung Semeru yang berlangsung pada Sabtu (4/12) kemarin.

BACA JUGA:  Innalillahi, 13 Warga Meninggal Dunia Saat Gunung Semeru Erupsi

BPBD Kabupaten Lumajang dan tim gabungan masih meneruskan proses pencarian dan evakuasi warga yang terdampak atau pun yang diperkirakan hilang. (*)

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya