Muncul Klaster Sekolah di Malang, Khofifah Punya Saran Penting

Muncul Klaster Sekolah di Malang, Khofifah Punya Saran Penting - GenPI.co JATIM
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada saat memberikan keterangan kepada media di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (21/1/2022). (ANTARA/Vicki Febrianto)

GenPI.co Jatim - Muncul klaster sekolahan di Kota Malang. Diketahui, sebanyak 37 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta pemerintah daerah untuk gencar melakukan pelacakan.

"Kuncinya memang ada pada pelacakan yang harus sangat detail. Satu orang positif, pelacakan harus lengkap dan minimal 15 orang (dilakukan tes) yang sempat kontak erat dengan pasien," ujarnya, Jumat (21/1).

BACA JUGA:  Klaster Sekolah Muncul, Disdikbud Kota Malang Tetap Lanjutkan PTM

Pun demikian, dia tetap berharap pembelajaran tatap muka tetap tidak lantas langsung berhenti.

Menurutnya, harus dilakukan penanganan di sekolah yang didapati kasus Covid-19. Sementara lainya tetap melanjutkan pembelajaran tatap muka.

BACA JUGA:  Klaster Sekolah Sumbang Peningkatan Kasus Covid-19 di Kota Malang

Pada sekolah yang ditemukan kasus Covid-19, Khofifah mengungkapkan, penghentian pembelajaran tatap muka bisa dilakukan pada satu kelas yang berisiko.

"Saat ada anak yang terkonfirmasi (Covid-19) bisa dilakukan pembelajaran jarak jauh. Di Surabaya itu ada maka teman-temannya satu kelas dilakukan swab, sementara kelas lain masih menjalankan PTM," katanya.

BACA JUGA:  Cegah Klaster Sekolah, Dinkes Surabaya Rutin Swab Tes Pelajar

Dia menyebutkan, keputusan penanganan penyebaran Covid-19, seperti di lingkungan sekolah tersebut tetap berada di satgas setempat.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya