
GenPI.co Jatim - Pemkot Kediri mencatat jumlah usaha mikro mengalami perkembangan yang cukup signifikan di tengah upaya pemulihan ekonomi selama pandemi covid-19 dengan angka pertumbuhan sekitar 14,5 persen.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Dinkop-UMTK) Kota Kediri Bambang Priyambodo menjelaskan pada akhir 2020, usaha mikro tercatat sejumlah 5.070. Sedangkan pada 2021 jumlah usaha mikro sebanyak 5.808.
"Ini ada peningkatan sebanyak 738 usaha atau 14,5 persen. Jumlah tersebut diharapkan terus meningkat sehingga mampu menciptakan lapangan kerja di Kota Kediri serta penciptaan wirausaha baru," kata Bambang, Senin (9/5).
BACA JUGA: Virus PMK Muncul di Jatim, Pemkot Surabaya Awasi Hewan Ternak
Pihaknya mengungkapkan, pemulihan ekonomi menjadi salah satu prioritas Pemkot Kediri, seperti memberikan kemudahan akses informasi hingga program kredit untuk masyarakat.
Momen Hari Raya Idulfitri juga menjadi peluang usaha semakin dikenal karena kebutuhan yang cukup tinggi, misalnya makanan, minuman, hingga busana.
BACA JUGA: Libur Lebaran usai, Pemkot Surabaya Mulai Pantau Pendatang
"Ketersediaan akses literasi keuangan dengan program Kurnia, menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan, menyelenggarakan klinik UMKM baik secara daring dan offline dan promosi produk," jelasnya.
Dia menambahkan, beberapa usaha mikro yang mengalami peningkatan misalnya di sektor makanan minuman, kerajinan dan yang bergerak dalam hal penyediaan kebutuhan dasar atau primer.
BACA JUGA: Tikno Wirayudho, Berawal Juri Sekarang Punya Puluhan Outlet Batik
Pihaknya juga terus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah dengan memberikan kesempatan yang luas bagi masyarakat untuk wirausaha.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News