Gaduh Honor Pemakaman Covid-19, Bupati Hendy: Saya Minta Maaf

Gaduh Honor Pemakaman Covid-19, Bupati Hendy: Saya Minta Maaf - GenPI.co JATIM
Bupati Jember Hendy Siswanto menunjukkan bukti pengembalian honor pemakaman jenazah COVID-19. (ANTARA Jatim/Hamka Agung)

Jatim.GenPI.co - Bupati Jember Hendy Siswanto secara resmi meminta maaf kepada masyrakat terkait polemik honor pemakaman Covid-19.

Dimana dirinya dan sejumlah pejabat dengan total nilai Rp 282 juta yang membuat gaduh di Kabupaten Jember.

Permohonan maaf itu dia sampaikan dalam rapat paripurna penyampaian Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2022 yang digelar secara daring dan luring di DPRD Jember, Senin (30/8).

BACA JUGA:  Ramai Honor Pemakaman Covid-19, Jawaban Bupati Jember Tegas

"Di hadapan majelis anggota DPRD Jember, saya selaku Bupati dan Kepala Daerah Kabupaten Jember, dari lubuk jiwa yang terdalam dan penuh kerendahan hati, saya meminta maaf atas kegaduhan itu," kata Hendy mengawali pidatonya dalam rapat paripurna di DPRD Jember.

Ia mengucapkan terima kasih atas kritikan dari berbagai pihak terkait honor pemakaman Covid-19 dan kritik tersebut sebagai dorongan agar birokrasi di lapangan Pemkab Jember lebih baik.

BACA JUGA:  Bola Panas Honor Pemakaman Menggelinding, Polres Jember Selidiki

"Dengan rasa tulus ikhlas, saya sangat berterima kasih kepada seluruh rakyat Jember dan semua pihak yang telah mengkritik agar asas kepantasan dan moralitas harus dijunjung tinggi," tuturnya.

Kejadian tersebut menjadi hikmah dan menjadi pelajaran yang sangat berbahagia bagi jajaran birokrasi Pemkab Jember.

BACA JUGA:  Bupati Nganjuk Nonaktif Novi Rahman Hidayat, Sidang Perdana

"Terkait masalah honor pemakaman Covid-19, asas kepantasan dan kepatutan serta moralitas harus berada di atas segalanya karena Pemkab Jember tidak ingin melukai hati masyarakat," katanya.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya