BMKG Minta Pemkot Surabaya Lakukan Persiapan Dini Musim Hujan

BMKG Minta Pemkot Surabaya Lakukan Persiapan Dini Musim Hujan - GenPI.co Jatim
Ilustrasi-Pengendara motor menerjang genangan air di Jalan Pandugo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (5/12/2020). Hujan deras yang berlangsung sekitar empat jam itu menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan beberapa kawasan di Surabaya tergenang banjir. Antara Jatim/Didik

Jatim.GenPI.co - Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Juanda, Teguh Tri Susanto mengatakan, saat ini Surabaya masih berada di akhir masa kemarau dan akan memasuki masa peralihan.

Pertumbuhan awan mengarah kepada tanda-tanda dimulainya musim hujan sudah terlihat pada Jumat (22/10) sore.

"Kita bisa melihat awan comulus yang cukup tinggi, meski belum terjadi musim penghujan," kata Teguh saat dikonfirmasi GenPI Jatim.

BACA JUGA:  BMKG Ingatkan Masyarakat Fenomena La Nina

Musim penghujan di Kota Surabaya diprediksi akan terjadi di rentan November-Desember.

"Untuk puncak musim penghujannya di Bulan Januari-Februari," lanjutnya.

BACA JUGA:  Terasa Gerah, Bukan Karena Gelombang Panas, ini kata BMKG

Sedangkan peningkatan intensitasnya diperkirakan muncul pada rentan akhir 2021 dan awal tahun 2022 mendatang.

"Karena kemarin sesuai di BMKG pusat, kami akan mengalami anomali La Nina yang bisa menambah curah hujan atau potensi curah hujan di Indonesia," katanya.

BACA JUGA:  Soal Siklus Gempa, BMKG: Belum Pernah Ada yang Tepat

Namun, dirinya masih belum memastikan apakah fenomena itu akan masuk ke wilayah Jawa Timur.

Berita Selanjutnya