
GenPI.co Jatim - Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan menggelar fogging atau pengasapan untuk mencegah demam berdarah.
"Memasuki musim hujan pada bulan November tahun 2021 ini sudah delapan warga Magetan terjangkit penyakit demam berdarah," ujar petugas Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik, Dinas Kesehatan Magetan Adi Sunoto, Sabtu (6/11).
Jumlah tersebut dimungkinkan bisa bertambah seiring memasuki puncak musim hujan yang akan berlangsung pada awal tahun 2022.
BACA JUGA: Sambut Hari Pahlawan, Eri Cahyadi Minta ini ke Warga
Sedikitnya ada 120 rumah warga di dusun tersebut yang disemprot setelah ada satu warga terkena penyakit demam berdarah dan menularkan ke tiga warga lainnya.
Adapun pengasapan dilakukan dengan radius sekitar 200 meter dari rumah warga penderita demam berdarah.
BACA JUGA: Antisipasi Banjir Susulan, Khofifah Minta Segera Evakuasi Warga
Dinkes Magetan berharap, meskipun sudah dilakukan pengasapan, pihaknya meminta warga tetap menjaga kebersihan.
Tak lupa warga melakukan kegiatan 3 M, yakni menguras bak kamar mandi secara teratur, menutup tempat-tempat air, dan menimbun tanah barang bekas di sekitar rumah yang bisa menjadi tempat genangan air hujan sebagai media berkembang biak nyamuk Aedes Aegypti.
BACA JUGA: Cuaca Jawa Timur Hari ini, Pagi Cerah, Malam Hujan, Prediksi BMKG
Ia menambahkan, selain menguras bak kamar mandi dan genangan air, nyamuk pembawa virus dengue juga bisa berkembang biak di semak belukar dan kebun.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News