
GenPI.co Jatim - DPRD Kota Surabaya mengingatkan potensi terjadinya klaster saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021.
Maka dari itu, DPRD Kota Surabaya meminta langkah pengamanan ketat dilakukan, tidak hanya di tempat-tempat keramaian umum, seperti mal maupun lokasi wisata.
Pengamanan ini juga harus ditetapkan di wilayah perkampungan saat momen Nataru.
BACA JUGA: Hore! Kota Malang Level 1, Sutiaji: Tetap Waspada
Anggota DPRD Kota Surabaya, Akmarawita Kadir menilai jika saat pengawasan di wilayah pemukiman mulai kendor.
Dia mengatakan, optimalisasi petugas kampung tangguh dan satgas Covid-19 perlu dilakukan oleh Pemkot Surabaya, untuk menskrining warga.
BACA JUGA: DPRD Surabaya Minta Pemkot Tegas Tegakkan Kebijakan Saat Nataru
"Jadi diaktifkan lagi kampung tangguhnya dan satgas covidnya yg sekarang ini melonggar," kata Akma, Selasa (14/12).
Sebab dirinya merasa baik kampung tangguh dan satgas Covid-19 punya peran besar dalam mengantisipasi munculnya klaster wabah di lingkungan penduduk.
BACA JUGA: Pemkot Malang Serius Wujudkan Kota Ramah Lansia, ini Buktinya
"Jangan sampai nanti setelah Nataru timbul klaster," jelasnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News