
Usai mendapatkan arahan itu, dia kemudian mnegurus surat kehilangan ke polisi dan menyerahkannya ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya.
Zizi kemudian berkirim pedan ke Danu untuk menanyakan perihal jadwal pengambilan akta anaknya.
"Aku disuruh segera ambil supaya enggak membebani kelurahan. Aku kan bingung. Sudah proses lama, ini malah dapat kata-kata begitu," ujar dia.
BACA JUGA: Alasan PN Surabaya Gelar Sidang Anak Kiai Jombang Secara Daring
Kasih Pemerintahan Danu menyebut, ucapan yang dilontarkannya itu bukan ditujukan untuk menyinggung pemohon.
"Maksudnya enggak membebani kelurahan itu supaya jangan sampai hilang lagi," jelasnya. (*)
BACA JUGA: 6 Tempat Wisata di Surabaya Selatan yang Wajib Anda Kunjungi
Kalian wajib tonton video yang satu ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News