
Jatim.GenPI.co - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur Himawan Estu Bagijo mewanti-wanti perusahaan jasa outsourcing atau alih daya untuk profesional untuk memperhatikan kesejahteraan pekerja.
Ia tidak segan akan menertibkannya bila ada yang nakal atau melanggar aturan.
"Disnaker wajib menertibkan pelanggaran itu. Kami harus memastikan hubungan kerja sudah betul antara perusahaan outsourcing dengan buruh," kata Himawan belum lama ini.
BACA JUGA: Disnaker Kota Madiun Buka Posko THR, Sudah Ada Aduan
Terpenting, kata dia, perusahaan harus bertanggung jawab atas kesejahteraan para pekerja.
"Pekerja outsourcing itu rentan kehilangan pekerjaan, makanya harus ada jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) bagi mereka," kata Himawan.
BACA JUGA: Disnaker Ngawi Buka Posko Pengaduan THR, Bisa Lapor ke Sana
Pihaknya mengaku tengah mengirimkan permintaan untuk memberikan informasi ke sejumlah industri yang menggunakan jasa outsourcing.
Dia mengimbau segara memasukkan data lembaga outsourching ke Dinakertrans Jatim. "PT apa saja yang menyediakan tenaga kerja akan kami cek kesehatannya," tegasnya.
BACA JUGA: Disnakertrans Jatim: Perusahaan Harus Blak-blakan Soal THR
Bila ditemukan adanya pelanggaran, Himawan menegaskan akan menertibkan perusahaan outsourcing tersebut.
Artikel ini sudah tayang di JPNN.com dengan judul: Perusahaan Jasa Outsourcing di Jatim yang Nakal, Siap-Siap Ditindak Artikel ini telah tayang di JPNN.com dengan judul "Perusahaan Jasa Outsourcing di Jatim yang Nakal, Siap-Siap Ditindak", https://jatim.jpnn.com/dadi-omongan/6350/perusahaan-jasa-outsourcing-di-jatim-yang-nakal-siap-siap-ditindak?page=2
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News